Pulau Sebesi terletak di Desa Tejang, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan. Pulau ini sangat dekat dengan Gunung Anak Krakatau. Lebih jauh soal Pulau Sebesi bisa baca artikel saya di blog ini, kategori Jalan-Jalan berjudul “Menjelajah Pulau Sebesi”, Artikel itu pernah dimuat di Republika edisi 12 Agustus 2014.
Saya mengitari pulau ini menggunakan sepeda motor pinjaman warga setempat. Berikut ini sejumlah foto yang berhasil saya abadikan ketika berkunjung ke sana. Foto ini boleh diambil asal mencantumkan nama sumber, dan bukan untuk komersil.

Perahu kayu bermotor ini digunakan oleh masyarakat sebagai alat transportasi utama dari Dermaga Canti, Rajabasa, ke beberapa pulau terdekat dengan Gunung Anak Krakatau. Perahu ini biasanya berangkat dari Dermaga Canti pada pukul 14.00 saja.

Warga Pulau Sebesi yang menyeberang. Di dalam perahu ada ruangan, yang dimanfaatkan untuk para penumpang. Ruangannya tak terlalu besar. Bisa dibilang, perahu ini seperti angkot atau bus umum di Jakarta. Biaya menyeberang hanya Rp2.500.

Tak sulit menemukan pepohonan kelapa di pulau ini. Komoditas utama pulau ini memang kelapa, selain pisang dan kakao.

Rata-rata rumah penduduk Pulau Sebesi berbahan kayu. Namun, banyak pula yang sudah menggunakan beton sebagai bahan utama rumah.

Salah satu jalanan di Pulau Sebesi.

Fasilitas sekolah di sini sudah lengkap. Ada tiga jenjang, SD, SMP, dan SMA.

Di bibir pantai pulau, sejumlah perahu nelayan menepi. Biasanya pemandangan ini kita lihat saat pagi hari.

Perahu nelayan yang pulang sehabis mencari nafkah di samudera.

Anak-anak Pulau Sebesi biasanya akan menepi di bibir dermaga. Berharap para pengunjung pulau melemparkan uang koin mereka.

Dermaga di Pulau Sebesi, untuk menunggu perahu menyeberang ke Rajabasa. Ada dua dermaga di pulau ini.

Di setiap perahu, ada dua atau tiga awak yang bertugas mengendalikan arah perahu.

Gunung Anak Krakatau yang hanya bisa dilihat dari tengah laut.
Gambar diambil menggunakan kamera Canon D1100.






