Jika Anda berkunjung ke lantai dua Gedung Kantor Pos Kota Tua, Jakarta, dalam helatan Fiesta Fatahillah, Anda akan melihat banyak karya seni rupa kontemporer. Aditya Novali, seorang perupa kelahiran Solo, merupakan salah seorang seniman yang ambil bagian dalam pameran ini. Ada 5 karya instalasi buatan Aditya. Semuanya bertema kepulauan Indonesia. Bentuknya, ada deretan stempel yang jika kita cap kan ke kain putih yang panjang akan membentuk salah satu pulau di Indonesia, lalu ada pula pulau-pulau Nusantara di dalam akuarium yang airnya bergerak, pulau-pulau itu berantakan mengikuti deburan air.
Namun, Aditya bilang, tak bermaksud mengkritik keadaan Indonesia. “Saya cuma ingin bermain saja. Bermain imajinasi untuk melihat keadaan yabg terjadi di negeri ini dan apa yang bisa diperbuat untuk jadi lebih baik,” katanya. Menurut Wulan, salah seorang pengunjung yang melihat karya-karya Aditya, karya yang paling menarik asalah peta Indonesia dalam akuarium yang hancur karena air. “Itu peta Indonesia. Kalau aku pikir, Indonesia terlalu banyak, entah pulau entah air jadi satu, yang sebenarnya sulit jadi satu,” kata mahasiswi S2 IKJ ini.






