Profil

Fandy Hutari, lahir di Jakarta pada 17 Agustus 1984. Masa kecil hingga SMA dihabiskan di Jakarta. Penulis, periset, dan pengarsip. Berminat pada kajian sejarah film dan sandiwara Indonesia.

Alumni Jurusan Sejarah Universitas Padjadjaran, Bandung. Buku yang sudah terbit, antara lain Sandiwara dan Perang (Ombak, 2009; Indie Book Corner, 2015), Ingatan Dodol (IMU, 2010), Hiburan Masa Lalu dan Tradisi Lokal (INSISTPress, 2011), Manusia dalam Gelas Plastik (Indie Book Corner, 2012), Sirkus Ilusi; Sebuah Novel (Stiletto Indie Book, 2016), dan Para Penghibur; Riwayat 17 Artis Masa Hindia Belanda (BasaBasi, 2017).

Artikel beberapa pernah dipublikasikan Kompas Jawa Barat, Galamedia, Lampung Post, Republika, Majalah Basis, Majalah Mata Jendela, Majalah Tapian, Koran Tempo, Pindai.org, Voxpop.id, Geotimes.co.id, Qubicle.id, Detik.com, CNN Indonesia, dan lain-lain.

Artikelnya juga pernah dipublikasikan dalam sebuah buku antologi berjudul Orde Media: Kajian Televisi dan Media di Indonesia Pasca-Orde Baru  (INSISTPress dan Remotivi, 2015) dan Jalan Editor Seorang Mula Harahap (Tangga Pustaka, 2010). Salah satu cerpennya ada di buku Be Strong, Indonesia edisi keempat (2011).

Pembaca boleh membagikan atau menyebar tulisan-tulisan di blog ini, dengan menyebut sumber asalnya.

Jika ingin berhubungan, soal kerja sama atau apapun, saya bisa dikontak di: fandyhutari@yahoo.com

LEAVE A REPLY